Ini Dia 10 Kota Dengan Jumlah Penduduk Terbanyak Di Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan dengan jumlah penduduk yang sangat banyak. Melihat populasi Indonesia yang semakin meningkat setiap tahunnya, juga meningkatkan berbagai permasalahan. Seperti, semakin berkurangnya pemukiman yang layak, semakin sulitnya mencari mata pencaharian, dan juga semakin meningkatnya angka kemiskinan. Lalu, kota mana saja yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di Indonesia?

Jakarta

Sudah tidak diragukan lagi bahwa Jakarta menjadi kota dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Sebagai ibu kota negara, Jakarta memang menjadi pusat dari segala perkembangan baik di bidang keuangan, pendidikan, serta hiburan. Oleh karena itu, banyak orang yang bermigrasi ke kota metropolitan tersebut. hingga saat ini terhitung sudah ada 9.607.787 jiwa yang menghuni kota Jakarta.

Surabaya

Kota Surabaya yang kita kenal dengan kota pahlawan ini menduduki posisi kedua sebagai kota dengan kepadatan penduduk  terbesar di Indonesia. Kota Surabaya yang merupakan ibu kota dari Jawa Timur ini juga menjadi pusat industri, perdagangan, dan juga pendidikan di Provinsi tersebut. kota Surabaya sangat terkenal menjadi pusat keluar masuknya barang ekspor maupun impor. Saat ini Surabaya memiliki jumlah penduduk yaitu sekitar 2. 765. 487 jiwa.

Bandung

Siapa yang tidak kenal dengan kota yang terkenal dengan kulinernya yang sangat lezat ini. Kota Bandung alias kota kembang menjadi kota ketiga dengan kepadatan penduduk terbesar di Indonesia. Kota Bandung yang merupakan kota metropolitan kedua setelah Jakarta memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia sehingga saat ini kota Bandung telah memiliki jumlah populasi sebesar 2.394.873 jiwa.

Bekasi

Kota Bekasi yang masih dengan kawasan metropolitan juga memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian besar masyarakat. Sebab, di kota tersebut terdapat beberapa perusahaan dan industri terbesar  di negeri ini. Sehingga saat ini populasi di Kota Bekasi telah mencapai 2.334.871 jiwa.

Medan

Medan menjadi kota pertama dengan kepadatan penduduk terbesar di Pulau Sumatera dan nomor 5 se- Indonesia. Kota yang terkenal dengan obyek wisatanya yaitu Danau Toba, Brastagi, dan juga objek wisata orang utan memiliki jumlah populasi sekitar 2.097.610 jiwa.

Tangerang

Tangerang yang letaknya juga masih dekat dengan kota yang menduduki urutan pertama dalam hal kepadatan penduduk yaitu Jakarta ini juga memiliki jumlah populasi yang cukup besar yaitu sekitar 1.798.601 jiwa. Kota ini juga menjadi kota terbesar di Provinsi Banten.

Depok

Depok yang merupakan asal kata dari bahasa Sunda yang artinya sebagai tempat pertapaan ini menjadi kota dengan jumlah populasi terbesar nomor 7 di Indonesia. Jika Anda ingin pergi ke Bogor melalui Jakarta, maka Anda pasti akan melewat kota yang memiliki akronim sebagai gereja kristen rakyat pertama.

Semarang

Semarang yang menjadi ibu kota Jawa Tengah ini memiliki populasi sekitar  1.555.984. Sehingga kota ini menduduki posisi ke 8 sebagai kota dengan jumlah posisi terbesar di Indonesia. Kota ini juga menjadi kota metropolitan no 4 setelah Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

Palembang

Kota yang menduduki posisi nomor 2 terbesar di Pulau Sumatera setelah Medan ini juga memiliki populasi yang cukup besar, yaitu sekitar 1.455.284 jiwa. Jumlah yang cukup besar untuk kota yang terkenal dengan kerajaan Sriwijaya tersebut.

Makassar

Di Pulau Sulawesi juga terdapat kota dengan populasi terbesar di Indonesia. Makassar yang terkenal dengan kulinernya yaitu Coto Makassar ini memiliki populasi 1.338.663 jiwa. Kota yang berbatasan dengan selat Makassar ini juga memiliki perkembangan kota yang cukup pesat.

Inilah 6 Perusahaan Terbuka Di Indonesia

Indonesia yang merupakan salah satu negara berkembang di dunia, memiliki peningkatan ekonomi yang terus membaik setiap tahunnya. Salah satunya indikatornya adalah dengan semakin meningkatnya minat masyarakat dalam membangun bisnis dan juga investasi. Beberapa perusahaan di Indonesia juga telah berhasil menjadi perusahaan yang go internasional dan memiliki aset triliun-an Rupiah. Inilah, 6 perusahaan terbuka di Indonesia yang perlu Anda ketahui.

Bank Rakyat Indonesia

Siapa yang tidak kenal dengan bank yang satu ini. Bank Rakyat Indonesia atau yang bisa kita sebut sebagai BRI adalah salah satu bank yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia. Sebab, bank ini telah memiliki ratusan unit hingga ke pelosok desa. Sejak berdiri pada tahun 1946, BRI telah memberikan beberapa fasilitas baik kredit maupun simpanan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat kecil.  Tidak hanya memberikan pelayanan di Bank tetapi juga dalam bentuk Teras Keliling. Karena bank tersebut sangat dekat dengan masyarakat dan telah memiliki jutaan nasabah, maka kini BRI telah menduduki posisi ke 386 di tingkat internasional dengan pendapatan 8,3 miliar Dollar Amerika.

Telkomsel

Telkomsel menjadi satu-satunya perusahaan telekomunikasi yang lahir di bangsa kita ini memiliki pendapatan sekitar 8 miliar Dollar Amerika. Tak heran jika perusahaan ini menduduki peringkat ke 653 dunia. PT. Telkomsel memang mampu terus meningkatkan pelayanan sehingga semakin banyak masyarakat kita yang menggunakan jasa dari perusahaan tersebut. kini Telkomsel telah memiliki lebih dari 140 juta pelanggan di Indonesia. PT. Telkomsel juga menjadi pioneer bisnis komunikasi seluler di Indonesia. Kini, Telkomsel tidak hanya memberikan layanan di Indonesia saja tetapi juga di Mekkah, Arab Saudi.

Bank Negara Indonesia

Bank Negara Indonesia juga menjadi salah satu bank kebanggaan Indonesia dengan menduduki peringkat ke 924 dunia. Sejak tahun 1949, BNI terus mengembangkan sayapnya hingga kini bank tersebut telah mampu menghasilkan keuntungan sebesar 4,4 triliun Rupiah. Dengan terus meningkatkan pelayanan, maka BNI semakin banyak diminati masyarakat. BNI juga telah membuka peluang agar masyarakat bisa memiliki saham. Kini masyarakat telah dapat memiliki saham sebesar 40 persen dan 60 persen sahamnya dimiliki oleh pemerintah. BNI juga telah go international dengan mendirikan cabang di negara lain seperti  Hong Kong, Tokyo, Singapura, New York, dan juga London. Selain itu, BNI juga telah mengembangkan usaha menjadi BNI Syariah, BNI Sekuritas, BNI Multifinance.

Pt. Gudang Garam

Gudang Garam adalah salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia yang telah mendunia. Perusahaan ini telah mampu memperoleh pendapatan sebesar 5,7 miliar Dollar Amerika. Dengan kekayaan yang dimilikinya, kini PT. Gudang Garam telah menduduki posisi 1.373 dunia.

Pt. Astra Internasional

Perusahaan yang bergerak di bidang otomotif ini menjadi salah satu perusahaan terbuka berikutnya yang terbesar di Indonesia dengan tingkat penjualan hingga 206,1 triliun Rupiah. Selain menjadi pusat perakitan dan pembuatan mobil, sepeda motor, penjualan alat berat, perusahaan tersebut juga bergerak pada jasa keuangan, perkebunan, dan juga informasi teknologi.

Pt. Waskita Karya

Perusahaan yang telah membangun beberapa bandara udara yang ada di Indonesia yaitu PT. Waskita Karya ini telah melakukan penjualan sebesar 45,21 triliun Rupiah. Dengan kekayaan tersebut, PT. Waskita Karya telah menjadi salah satu perusahaan terbuka terbesar di Indonesia. Bandara Internasional Sastranegara Bandung, Branti Raya di Lampung Raya, Bandara Internasional Radin Intan II, serta beberapa bandara lainnya menjadi karya yang dihasilkan oleh PT. Waskita Karya.

Kisah Inspiratif Dari 10 Orang Terkaya Di Indonesia

Kesuksesan adalah impian setiap orang. Namun, untuk mencapainya dibutuhkan perjuangan yang tidak main-main. Tidak ada kesuksesan yang datang dengan sendirinya. Begitu pula dengan kesuksesan yang telah diraih oleh 10 orang terkaya di Indonesia. Banyak orang mengira begitu mudahnya menjadi sukses seperti mereka. Padahal, tidak jarang dari orang-orang sukses tersebut yang harus mengalami jatuh bangun hingga perusahaan mereka bisa sukses seperti sekarang. Berikut kisahnya.

Keluarga Hartono

Siapa yang tidak kenal dengan Hartono bersaudara yaitu Michael Hartono dan Robert Hartono. Dua bersaudara yang telah sukses meneruskan bisnis ayahnya yaitu PT. Djarum. Mungkin kini kita melihat PT. Djarum sebagai salah satu perusahaan rokok yang paling besar di Indonesia. Namun, sebetulnya pabrik rokok tersebut pernah hangus terbakar pada tahun 1963. Kemudian tidak lama setelah kecelakaan tersebut, Hartono selaku pemilik pabrik rokok Djarum meninggal dunia. Kedua anak mendiang Hartono yaitu Michael Hartono dan Robert Hartono, kemudian memutuskan diri untuk tidak melanjutkan pendidikan mereka di Universitas Diponegoro. Hal tersebut bertujuan agar mereka dapat menyelamatkan usaha keluarga. Sampai pada akhirnya, kini mereka telah berhasil menjadi salah satu dari 10 orang terkaya di Indonesia.

Anthoni Salim

Tidak berbeda dengan keluarga Hartono, Anthoni Salim yang merupakan pemilik dari perusahaan kenamaan di Indonesia yaitu Bogasari dan Indofood, juga pernah mengalami kebangkrutan yang sangat besar pada saat krisis moneter melanda Indonesia. Pada saat itu, dia harus menjual bank miliknya yaitu Bank Central Asia untuk menutup hutang sebesar 55 triliun Rupiah. Selain itu, ada pula perusahaan lainnya yang juga harus dia jual yaitu Indomobil dan Indocement. Namun, meski dia telah mengalami kebangkrutan yang teramat besar, dia tidak menyerah begitu saja. Berkat kegigihannya, kini dia telah menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan sebesar 144 triliun Rupiah.

Eka Tjipta Widjaja

Siapa yang tidak kenal dengan Eka Tjipta Widjaja, sang pemilik perusahaan Sinarmas dan beberapa anak perusahaannya yang bergerak di berbagai bidang menjadikannya menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Eka Tjipta Widjaja bukanlah seseorang yang lahir dari keluarga kaya, melainkan dia hanyalah seorang anak dari keluarga miskin di Makassar. Bahkan karena orang tuanya tidak memiliki uang, dia hanya bisa menempuh pendidikan hingga tamat Sekolah Dasar Saja.

Sejak kecil dia sudah terbiasa mandiri dengan berjualan aneka permen dan biskuit dengan menggunakan sepeda berkeliling kota Makassar. Berkat kegigihannya, kemudian dia dipercaya oleh seseorang untuk menjadi pemasok permen. Di usianya yang sudah 90 tahun kini dia telah memiliki kekayaan sebesar 138 triliun Rupiah.

Chairul Tanjung

Siapa menyangka orang yang tadinya diberi julukan sebagai “anak singkong” kini telah menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Chairul Tanjung, seseorang yang tadinya bukan siapa-siapa dan bukan berasal dari kota ini, kita kenal sebagai pemilik perusahaan CT. Corp. Sejak duduk di bangku kuliah, Chairul Tanjung sudah belajar menjadi seorang pedagang dengan menjual kaus dan buku hasil fotocopy-an.

Kemudian ketika dia sudah lulus kuliah, pernah mendirikan sebuah perusahaan peralatan medis. Namun, sayang perusahaan tersebut harus mengalami kebangkrutan. Tetapi, dia pantang menyerah. Berkat kegigihannya, dia mendapat kepercayaan dari pihak bank untuk memberikan kredit, sehingga dia bisa mendirikan usaha ekspor barang. Kekayaannya kini telah mencapai 68 triliun Rupiah.

Theodore Permadi Rachmat

Menjadi seorang anak dari orang tua yang sudah terlebih dahulu sukses menjadi pengusaha, bukan berarti membuat orang yang biasa disapa dengan nama Teddy Rachmat ini menjadi malas dalam berusaha. Dia mendirikan perusahaan sendiri sebelum akhirnya diminta untuk bergabung dengan perusahaan keluarga. Namun, meski dia masuk ke perusahaan keluarganya sendiri, dia tetap mengawalinya dari posisi yang paling bawah. Dia memulai kariernya menjadi seorang sales. Dan kemudian berkat kegigihannya, kini dia telah mampu mengembangkan Grup perusahaan Astra dan memiliki kekayaan 27 triliun Rupiah.

Dato Sri Tahir

Pemilih Bank Mayapada dan Mayapada Group ini memiliki kekayaan 2,15 miliar Dollar Amerika. Selain itu, dia juga sangat aktif ikut dalam kegiatan amal seperti Bill and Melinda Gates dengan mendirikan Yayasan Tahir.

Sukanto Tanoto

Royal Golden Age yang merupakan salah satu perusahaan kertas, pulp, dan minyak sawit di Indonesia ini adalah merupakan milik dari Sukanto Tanoto. Dengan perusahaan yang dia miliki, kini dia telah memiliki kekayaan 2,7 miliar Dollar Amerika.

Putra Sampoerna

Siapa yang tidak kenal dengan PT. Sampoerna dengan beberapa anak perusahaannya. Putra Sampoerna tidak hanya mampu menjadikan perusahaan rokok yang dimilikinya, namun juga perusahaan multi finance, properti, telekomunikasi, dan juga olahan kayu.

Sri Prakash Lohia

Sri Prakash Lohia adalah salah satu pengusaha Indonesia yang telah berhasil mengembangkan perusahaannya hingga ke dunia internasional. Dia telah membangun sebuah perusahaan poliester terbesar di Indonesia yaitu Indorama Corp dan memiliki kekayaan  4,5 miliar Dollar Amerika.

Susilo Wonowidjojo

Susilo Wonowidjojo yang merupakan pendiri dari Perusahaan Gudang Garam ini memiliki kekayaan 11 miliar Dollar Amerika. Dia adalah salah satu orang yang memiliki inovasi tinggi dengan memperkenalkan rokok “mild” di Indonesia.